IES 2011 Sharing..

Menjadi mahasiswa merupakan suatu kesempatan dengan durasi terbatas namun berharga, khususnya bagi para praktisi yang bergelut di luat bidang akademisi. Banyak peluang yang terbuka & jika hal tersebut dioptimalkan, maka momen ini akan menjadi kenangan & pencapaian tersendiri, baik bagi indivisu maupun insititusi yang menaungi. Salah satunya adalah kesempatan untuk publikasi seminar, baik di tingkat nasional maupun internasional.

Semester-2 di MMT-ITS adalah waktu dimana para mahasiswa mulai melakukan pemantapan ide tesis, demikian juga saya. Ketika itu terbesit dalam pikiran bahwa “kalau misalnya ada kesempatan untuk publikasi internasional, kenapa nggak dicoba?!”
Berawal dari mindset itu, saya mencari info tentang seminar yang ada di mancanegara. Dengan adanya teknologi informasi ada yang saat ini, didapat beberapa opsi dan salah satu yang feasible adalah IES (International Engineering Symposium) 2011 yang akan diselenggarakan di Jepang bulan maret 2011.
Jiwa “bonek” arek suroboyo saya muncul! Dalam pikiran saya, “kesempatan emas belum tentu datang 2kali”, oleh karena itu saya coba kejar.
Saya kontak dosen yang bersedia membimbing tesis, kemudian pada bulan november saya “iseng” mendaftarkan diri ikut seleksi paper penelitian dengan mengirim abstraksi dari paper saya.
Sebagai informasi, paper di seminar internasional biasanya akan diseleksi dulu dari abstraksinya. jika diterima, maka calon peserta bisa mengumpulkan full-paper, dalam bahasa inggris tentunya.
Ternyata, saat diumumkan di bulan desember, abstrak paper saya lolos!
Deadline pengumpulan full-paper hanya 3minggu!
Dengan dukungan berbagai pihak, khususnya MMT-ITS, saya berangkat untuk mempresentasikan materi pre-thesis saya.
Petualangan saya di Kumamoto, Jepang berlangsung pada 1-6 Maret 2011. Ini adalah kedua kalinya saya menginjakkan kaki di negeri Sakura setelah pada 2001 lalu, ketika saya menjadi peserta pertukaran pelajar saat SMP dalam misi seni&kebudayan, mewakili Indonesia di Toyota-City,Nagoya,Jepang.
Suhu udara di Kumamoto saat itu 3-5 derajat celcius. Bertepatan peralihan musim dingin ke semi.
Acara IES-2011 ini diikuti oleh peserta yang berasal dari berbagai negara seperti India, Brazil, Jepang, Vietnam, dan Indonesia. Namun dominasinya adalah peserta dari India (60%).
Banyak hal didapatkan selama berada disana. Diantaranya adalah budaya & karakter orang dari negara sahabat. Orang2 India pandai2! & punya rasa ingin tahu yang sangat tinggi. Mereka hampir selalu aktif bertanya di setiap sesi pada paralel-session. Namun, dalam hal kedisiplinan, kebersihan & keramahan, orang Jepang tetap luar biasa! Selain itu, mereka sangat totalitas dalam melakukan sesuatu. Sedangkan kami yang dari Indonesia, tentu tidak mau kalah aktif dalam komunikasi dengan mereka. Hehe.
Satu kesan lagi tentang Jepang yaitu banyak mahasiswa indonesia yang studi di sana & siap saling membantu. Kebetulan saya tidak makan babi & sejenisnya, oleh karena itu sharing pengalaman dari rekan-rekan disana sangat banyak membantu. Khususnya dalam memilih makanan yang aman untuk dikonsumsi.
Tak lama setelah saya pulang, Jepang diguncang gempa (jumat 11-maret-2011). Syukur saudara2 kita di Kumamoto tidak terdampak gempa tersebut.

Sebagai penutup, saya mengajak teman-teman semua untuk “think out-of-the-box”, kalau bisa publikasi tesis tingkat internasional, kenapa tidak dicoba?
Selagi pena belum diangkat & tinta telah mengering. karena, kesempatan yang sama belum tentu terulang kembali!
Vivat..! \(^⌣^)/

Iklan
Gerhana Bulan Total, Lunar Eclipse

Gerhana Bulan Total & Bagaimana-kah dengan Sholat Sunnah Gerhana ?

Pada tahun 2011 ini, akan terjadi Gerhana Bulan Total. InsyaAllah terjadi pada tengah malam 16 Juni 2011 dan 10 Desember 2011. Yang mana keduanya merupakan salah satu yang cukup lama jika dibandingkan dengan gerhana bulan yang terjadi sebelumnya.

Gerhana Bulan Total, Lunar Eclipse

Menariknya, insyaAllah akan terlihat secara utuh dari langit Indonesia. (beritanya ada di SINI, dan juga di SINI)

Sebagai umat muslim, Nabis SAW men-sunnah-kan kita untuk melakukan sholat gerhana ketika hal itu terjadi (baik gerhana bulan ataupun matahari).  hal itu sebagaimana sabda Nabi SAW:

“Sesungguhnya matahari dan bulan adalah dua tanda dari tanda-tanda kekuasaan Allah, keduanya tidak terkena gerhana karena kematian atau kehidupan seseorang, jika kalian melihat yang demikian itu, maka bersegeralah untuk ingat kepada Allah dang mengerjakan Sholat”

Al-Bukhari (1041, 1057, 3204) dan Muslim (911)

selain itu, dalam riwayat lain juga disebutkan bahwa:

“Apabila kalian melihat (artinya: sesuatu dari peristiwa tersebut), maka shalatlah”.

(Mutafaqqun ‘Alaih), Al Bukhari (1060) [2/705] dan Muslim (2119) [2/457]

Ada sejumlah tata cara yang perlu diperhatikan. Apa saja itu?

  1. Hukumnya adalah sunnah muakad
  2. waktu: sejak mulai gerhana (bulan/matahari) hingga selesai
  3. jumlah rakaatnya 2, dengan total 4 ruku’ dan 4 sujud. Dimana pada rakaat pertama, setelah ruku’ & i`tidal kemudian membaca alfatihah & surat pendek lagi, setelah itu sujud sebagaimana biasanya. demikian juga pada rakaat kedua.
  4. Setelah sholat gerhana, Nabi SAW menyarankan agar memperbanyak doa, dzikir, dan amalan sholeh lainnya.

Bagaimana detailnya? silakan ikuti di link berikut ini:

Semoga informasi ini dapat bermanfaat..
Selamat menjalankan Sholat Gerhana, bagi yang menjalankannya.. 🙂

Salah satu amalan terbaik..

Nabi SAW bersabda:

“maukah aku beritahu amalanmu yang terbaik, yang paling tinggi dalam derajatmu, paling bersih di sisi Rabb-mu serta lebih baik dari menerima emas dan perak dan lebih baik bagimu daripada berperang dengan musuhmu yang kamu potong lehernya atau mereka memotong lehermu?’ para sahabat lalu menjawab: ‘Ya’, Nabi SAW lalu berkata ” Dzikrullah”.

(H.R. Ahmad & Ibnu Majah)

Posted with WordPress for BlackBerry®

Renungan di hari Kartini

lkisah suatu ketika sang ibu bertanya kepada anaknya,” itu burung apa yg berdiri disana ??”
“Bangau mama” anaknya menjawab dengan sopan.

Tak lama kemudian si mama bertanya lagi..
“Itu yang warna putih burung apa?” Sedikit kesal anaknya menjawab ” ya bangau mama?…”

Kemudian ibunya kembali bertanya.. ” Lantas itu burung apa ?” Ibunya menunjuk burung bangau tadi yg sedang terbang…

Dengan nada kesal si anak menjawab “ya bangau mama! kan sama saja! emangnya mama gak liat dia terbang?!!”

Air menetes dari sudut mata si mama sambil berkata pelan..
“Dulu 25 tahun yang lalu aku memangku mu dan menjawab pertanyaan yg sama untuk mu sebanyak 10 kali,..
sedang saat ini aku hanya bertanya 3 kali, tapi kau membentak ku 2 kali..”

Si anak terdiam…dan memeluk mamanya.

Pernahkah kita memikirkan apa yg telah diajarkan oleh seorang mama kepada kita?
Sayangilah Mama/Ibu-mu dengan sungguh2 karena surga berada di telapak kaki Ibu.

Mohon ampunan jika kau pernah menyakiti hati Ibumu.

*Pernah kita ngomel padanya?
‘Pernah!’:s

*pernah kita mencuekinnya?
‘Pernah!’>:/

*pernahkah kita nggak sabar sewaktu diminta tolong mereka untuk ngajarin menggunakan komputer atau ngoperasikan menu-menu di hp?
‘Sering kayaknya’ 😦

*pernah kah kita mikir apa yang ia pikirkan?
‘nggak!’:/

* sebenernya apa yang sedang mereka fikirkan ?

‘Takut!’:(

-takut nggak bisa liat kita senyum , nangis atau ketawa lagi.
– takut ngga bisa ngajar kita lagi

Semua itu karena waktu mereka singkat..

Saat mama/papa menutup mata , Ga akan lagi ada yg cerewet.:(

Saat kita nangis manggil2 mereka , apa yg mereka bales ?

‘Mereka cuma diam’:(

Tapi bayangan mereka tetap di samping kita dan berkata : “anakku jangan nangis, mama/papa msh di sini. Mama/papa masih sayang kamu.” 😦

Sayangilah Mereka sebelum waktunya habis.

Buktikan kalau engkau lebih sayang pada ortu, sebelum pena diangkat & tinta telah mengering..

Wallahu’alam bishowab

Posted with WordPress for BlackBerry.

Ketika si fulan Suka Mengeluh

Kadangkala, ketika kita sedang dihadapkan oleh suatu masalah, tanpa sadar yang dilakukan pertama kali adalah mengeluh, ngomel nggak jelas..atau orang jawa bilang istilahnya nggremeng kayak tawon.. 😀

Sebelum Kita Mengeluh, ada baiknya kita ingat-ingat hal ini :

1. Hari ini sebelum kamu mengatakan kata-kata yang tidak baik,

Pikirkan tentang seseorang yang tidak dapat berbicara sama sekali.

2. Sebelum kamu mengeluh tentang rasa dari makananmu,

Pikirkan tentang seseorang yang tidak punya apapun untuk dimakan.

3. Sebelum kamu mengeluh tidak punya apa-apa,

Pikirkan tentang seseorang yang meminta-minta dijalanan.

4. Sebelum kamu mengeluh bahwa kamu buruk,

Pikirkan tentang seseorang yang berada pada tingkat yang terburuk didalam hidupnya.

5. Sebelum kamu mengeluh tentang suami atau istri anda,

Pikirkan tentang seseorang yang memohon kepada Tuhan untuk diberikan teman hidup.

6. Hari ini sebelum kamu mengeluh tentang hidupmu,

Pikirkan tentang seseorang yang meninggal terlalu cepat

7. Sebelum kamu mengeluh tentang anak-anakmu,

Pikirkan tentang seseorang yang sangat ingin mempunyai anak tetapi dirinya mandul

8. Sebelum kamu mengeluh tentang rumahmu yang kotor karena pembantumu tidak mengerjakan tugasnya,

Pikirkan tentang orang-orang yang tinggal dijalanan.

9. Sebelum kamu mengeluh tentang jauhnya kamu telah menyetir,

Pikirkan tentang seseorang yang menempuh jarak yang sama dengan berjalan

10. Dan disaat kamu lelah dan mengeluh tentang pekerjaanmu,

Pikirkan tentang pengangguran, orang-orang cacat yang berharap mereka mempunyai pekerjaan seperti anda.

11. Sebelum kamu menunjukkan jari dan menyalahkan orang lain,

Ingatlah bahwa tidak ada seorangpun yang tidak berdosa.

12. Dan ketika kamu sedang bersedih dan hidupmu dalam kesusahan,

La tahzan! Jangan bersedih..
Tersenyum, bersyukur, dan berterima kasihlah kepada Allah SWT bahwa kamu masih hidup !

Life is a gift..!

Man shabara, zhafira..
barang siapa yang bersabar, dia akan beruntung
🙂

Posted with WordPress for BlackBerry.