Kebahagiaan & Kedamaian dengan Mengingat Allah

Seperti biasa, setiap Jumat ada ibadah rutin yang harus ditunaikan para cowok.. Sholat Jumat! 😀
Karena kebetulan hari ini  bisa jumatan di masjid Baitul-Haq, tentu takkan saya lewatkan… ceramahnya seru,padat,singkat,berisi… masjidnya Cozy & ber-AC pula.. hehe.  Ini oleh-olehnya.. ^_^

Ber-Dzikir,, Mengingat Asma Allah,, akan membuat hati kita menjadi tenang, damai.. 🙂

Demikian sebagimana Firman Allah dalam Al-Quran Surat ke-13, Ar-Ra`d:

Q.S. Ar-Ra`du (13): 28

Q.S. Ar-Ra`du (13): 28

Namun,,  bila manusia sebagai hamba-Nya sudah mulai berani meninggalan ibadah & mulai melaksanakan apa yang menjadi larangan Allah,, maka Allah tak akan segan untuk memberikan bala` & peringatan. Peringatan-peringatan Allah SWT tsb dibagi ke dalam 3 macam..:

  1. Allah akan mencabut Keberkahan dari rezeki orang tersebut
    • Suatu ketika Rasulullah SAW bertanya kepada malaikat Jibril,, yang intinya adalah apakah setelah masa Rasulullah berakhir, Jibril akan tetap diturunkan Allah ke bumi? & Malaikat Jibril pun berkata bahwa ia diperintahkan oleh Allah untuk mengawasi & mencabut keberkahan dari rezeki orang yang telah menjauh dari Allah SWT..
    • Allah tetap memberikan rezeki kepada orang itu, Namun rezeki yang diterimanya adalah tidak barokah, yaitu tidak memberikan kedamaian & ketentraman hati bagi pemiliknya.. Yang ada hanya selalu merasa kurang & inginnya nambah kekayaan terus.. dengan berbagai cara..
  2. Allah akan menempatkan diantara mereka pimpinan yang Dzalim diantara mereka..
    • Pemimpin yang Dzalim adalah pemimpin yang menempatkan sesuatu yang tidak pada tempatnya…
    • Dengan adanya pemimpin yang dzalim, Allah akan menguji, apakah masih ada iman diantara hamba-hamba-Nya yang lain…
    • Sekaligus, agar hamba2-Nya tersebut lebih mendekat kepada-Nya.. tidak hanya memikirkan duniawi semata..
  3. Orang itu akan dicabut nyawanya oleh malaikat Izrail dalam kondisi yang tidak beriman, su`ul khotimah,, na`udzubillah….

Teman,, mari kita jadikan renungan bersama…. Apakah ada salah satu dari tanda-tandanya terjadi di sekitar kita? baik di kampus,, di masyarakat,, atau bahkan di negara qta tercinta ini..???

~ wallahu`alam bishowab ~

dhanika ~

Iklan

Cahaya ILLAHI : Wafat dalam Islam

Innalillahi wa innalillahi Raji`un.

Pada hari Kamis 25 juni’09 tengah malam waktu setempat, Telah berpulang ke Rahmatullah, saudara kita seiman, King Of Pop, Michael Jackson diduga karena serangan jantung.

Hah,, kok seakan michael jackson itu seorang muslim aja..?

yang bener? Nggak salah nulis tuh..??

masa` sich.. ?!? ..#$.. %@…

Baca lebih lanjut

Nikmat adalah sebuah karunia

Teman,,
setiap hari kita menghirup udara segar..
setiap hari kita bisa beraktifitas dengan lega.. leluasa.. makan+minum dengan enaknya..
Namun, terkadang kita lupa,,
Bilamana jika suatu saat kita sedang sakit? lemah takberdaya, takbisa kemana-mana..
hanya bisa terbaring lemah di kasur / kursi roda, mengeluh begini begitu…
Tidak kah kesehatan sebuah nikmat..?
coba qta amati dalam sebuah ayat cinta-Nya dibawah ini:
36

Q.S. As-Syu`ara : 36

Artinya :

Maka sesuatu apapun yang diberikan kepadamu, itu adalah kenimatan hidup di dunia; dan yang ada pada sisi Allah lebih baik dan lebih kekal bagi orang-orang yang beriman, dan hanya kepada Rabb mereka, mereka bertawakkal. (QS. 42:36)

Kesehatan barulah sebuah 1 contoh sederhana dari kenikmatan dunia, untuk diri sendiri,, masih banyak kenikmatan lain yang tidak jarang kita lupakan dalam lingkungan sehari-hari…

Amanah, adalah suatu nikmat pula. Apabila kita diberi amanah oleh seseorang berarti orang tersebut percaya kepada kita. Kepercayaan tidak dapat dinilai dengan materi, berapa besar pun itu. Bila kepercayaan hanya dinilai dari materi, itu pastilah kepercayaan palsu yang tak lain hanyalah pamrih belaka.

Bila kita telah dipercaya oleh seseorang,, apakah akan kita kecewakan orang tersebut? tentunya tidak bukan?! yang pastinya, qta akan (harus) berusaha sebaik mungkin menjaga agar kepercayaan itu takluntur.. Amatlah berat, ketika kepercayaan telah berpindah tangan.

Apapun posisi qta dalam amanah tersebut, yang penting adalah menjadikan diri kita bermanfaat.

Bermanfaat? memang bisa qta nda bermanfaat jika diamanahi sesuatu?/

pertanyaan diatas kelihatannya sepele. tapi tidak sedikit yang sudah “ahli” dalam praktetknya, namun tidak mau mengakuinya. tidak sedikit awal kepercayaan itu luntur ketika qta menyepelekan amanah.

halah,, amanah gini doang,, gampang deeh,, paling wuz..wuzz jadi. ntar..ntar aja deh. lagi males..

Nah kao kayak yang di atas, tipe orang yang suka menunda-nunda,, ia nggak ingat kalo Allah sewaktu-waktu bisa memanggil. Jika itu udah terjadi,,, hanya penyesalan yang tersisa..

Subhanallah.. begitu banyak nikmat Tuhan yang tidak jarang manusia lalai,, tidak bersyukur,, apalagi bersabar.. bahkan angkuh ato ego untuk mengakuinya sebagai sebuah “nikmat dari Allah SWT”

Bagaimana dengan diri kita pribadi..?

wallahu`alam bishowab

sebuah variabel bernama “waktu”

Waktu adalah sesuatu yang penuh misteri..

variabel bernama waktu yang diciptakan oleh Allah SWT  ini ternyata banyak orang yang tidak menyadari akan esensi darinya..

Sebelumnya, mari kita renungkan bersama Kalimat Cinta dari Allah SWT dalam Q.S. Al-Ashr berikut ini :

Al-Ashr

Artinya :

1. Demi masa.

2. Sesungguhnya manusia itu benar-benar dalam kerugian,

3. kecuali orang-orang yang beriman dan mengerjakan amal saleh dan nasehat menasehati supaya mentaati kebenaran dan nasehat menasehati supaya menetapi kesabaran.

Surat Al-Ashr tersebut memang singkat, hanya terdiri dari 3 ayat saja. Namun, tidakkah kita menyadari bahwa terkandung makna yang amat mendalam tentang waktu.

Waktu ibarat pedang bermata dua, dapat digunakan untuk hal bermanfaat, dapat juga untuk hal yang mudharat (sia-sia) di hadapan-Nya.

Dalam hidup yang amat singkat ini, Allah memberikan petunjuk kepada kita semua agar tidak membuang-buang waktu karena waktu adalah sesuatu yang tidak dapat berulang. ada 4 hal yang dapat kita lakukan agar waktu yang diberikan oleh Allah tersebut selalu bermanfaat, yaitu :

  • iman
  • beramal sholeh
  • saling menasihati dalam kebenaran
  • saling menasihati dalam kesabaran

iman,

orang yang beriman tentunya akan senantiasa berusaha untuk selalu dekat dengan-Nya, dengan memperbanyak dzikir, membaca Quran, sholat sunnah, dan lain sebagainya. Sehingga, waktu yang digunakan terjaga dari hal-hal yang tidak manfaat.

beramal sholeh,

orang yang mengerjakan amal sholeh berusaha untuk menjaga agar amalan yang dilakukannya adalah keikhlasan kepada Allah SWT dan berharap diridhoi oleh Allah SWT. karenanya,ia tidak akan melakukan hal yang dapat membuat amalannya batal diterima oleh Allah, misalnya : menjauhi maksiat, menjadi ahli ghibah ( bergosip alias ngerasani )

saling menasihati dalam kebenaran,

adalah kewajiban setiap muslim untuk saling menasihati dalam kebenaran terhadap sesamanya. karena dengan begitu maka kita akan saling mengingatkan apabila ada yang berbuat khilaf.

saling menasihati dalam kesabaran,

Suatu saat ada hal dimana kita berusaha untuk mengingatkan teman agar tidak melakukan suatu hal yang salah, namun ternyata belum dihiraukan.  Nah, adalah kita perlu bersabar dalam menghadapi kondisi seperti ini 🙂

manfaatkanlah waktu sebelum ia berhenti, karena ketika ia telah berhenti,,, berarti hari perhitungan telah tiba. hari dimana semua perbuatan kita tiap satuan waktu akan dimintai petanggungjawabannya oleh Sang Pencipta Waktu, Allah SWT”

wallahu`alam bishowab.

Renunganku hari ini.. 5 Feb`08

Luqman31

Dan seandainya pohon-pohon di bumi menjadi pena dan laut (menjadi tinta), ditambahkan kepadanya tujuh laut (lagi) sesudah (kering)nya, niscaya tidak akan habis-habisnya (dituliskan) kalimat Allah[1183]. Sesungguhnya Allah Maha Perkasa lagi Maha Bijaksana.

Q.S. Luqman : 27

[1183]. Yang dimaksud dengan Kalimat Allah ialah: Ilmu-Nya dan Hikmat-Nya.
🙂