Which kind of people you prefer to be?

Tanpa terasa,, karena berbagai aktivitas yang cukup menyita waktu,, termasuk adaptasi dengan kuliah yang baru saja masuk..  udah 1 bulan lebih nggak posting .. jadi rindu.. 😀

Which kind of people you prefer to be?

Pertanyaan itu muncul pada 2 pertemuan pertama dari salah satu dosen kuliah saya d MMT-ITS.. beliau adalah dosen matkul Manajemen-SDM, seorang konsultan SDM yang berprofesi sebagai Ketua / direktur dari salah satu PTS terkemuka d Surabaya. ( “Ketua” / “direktur” itu kalo di PTN setingkat rektor lah.. 🙂 )

Pertanyaan tersebut sepele namun berat untuk memilihnya.. Bahkan, selama 1/2 sesi kuliah berjalan,, saya terdiam & merenungi apa makna dari pertanyaan tersebut. kok bisa?

Penjelasan teknisnya panjang,, bisa 1 semester 😀 . Namun, agar mudah kita cerna bersama,, izinkan saya memberikan ilustrasi sederhana.. dengan beberapa real-case-study..

yang pertama..:

alkisah, ada 3 orang yang mengendarai mobil yang berbeda. Namun ketiganya dihadapkan pada kondisi yang sama. Suatu ketika tibalah ia diperempatana jalan & lampu lalin sedang berwarna merah. dan ada seorang peminta mendatangi mobil..  ketiganay memberikan uang kepada pengemis tersebut

  • orang pertama: ia memberikan 1.000, tapi dengan desakan dari penumpang agar si pengemis itu segera berlalu.
  • orang kedua: ia memberikan 5000 (dengan agak enggan), tapi di sebelahnya ada pacar / temen-temennya
  • orang ketiga: ia memberikan 500 karena hanya itu uang yang tersesia, tapi tulus ikhlas dari hatinya.

Which kind of people you prefer to be?

yang kedua..:

Once upon time,, di sebuah kampus ternama di surabaya,, hiduplah sejumlah mahsiswa dengan beragam aktivitasnya… mulai dari masuk kuliah, hingga lulus bareng-bareng tepat waktu bersama rekan seperjuangannya. Namun ada beberapa aktivitas yang berbeda selama mereka di masa kuliah…

  • mhs-1: orang ini ada di kampus & sekitarnya hanya ketika dekat-dekat jam kuliah aja,, gampangnya, tipe kupu-kupu,,, (kuliah-pulang, kuliah-pulang, red). Mending nganggur di rumah, daripada nganggur di kampus,, toh sama-sama nganggur,, mending tidur / ngegame di rumah / kosan.
  • mhs-2: orang ini betah di kampus,, waktu-waktunya ia habiskan untuk ngexplore ruang baca / perpus / lab.komp… Suatu ketika ia jadi Asisten dosen atau Admin Lab, ato bantu-bantu di ruang baca / perpus.
  • mhs-3: orang ini tergantung mood,, kalo mood lagi oke, dia ikutan aktif di organisasi kampus, baik himpunan, kajian, UKM, ato lomba karya tulis yang lain.. tapi insidentil aj pengennya.. ga pengen terikat,, just buat refreshing,, & hepi-hepi..
  • mhs-4 : orang ini pengen manfaatin waktu luang kuliahnya untuk aktif di organisasi,, kalo perlu & dia merasa mampu, dia coba lebih dari satu. Lalu, ia berusaha untuk fokus di salah satunya hingga ia lulus kuliah
  • mhs-5:  orang ini cukup aktif organisasi, terkadang kegiatan di luar kampus pun dia ikuti. termasuk les bahasa asing / ngaji. Nggak jarang ia ikut partisipasi dalam kegiatan sosial atau lomba karya tulis..
  • mhs-6: orang ini suka tantangan kerja. Mumpung kuliah, dia nyoba part-time, kuliah sambil kerja,, ato mungkin sebaliknya, kerja sambil kuliah. Kalo ada proyek & dia anggap kira-kira bisa,,, dia ambil aja tu proyek. Lumayan, hasilny bisa disimpen & disumbangin untuk masijd / panti asuhan / kegiatan sosial lainnya..
  • mhs-7: orang ini ingin latihan jadi agen rahasia / detektif layaknya Sherlock-Holmes / Conan / james-Bond.. maka ia dengan senang hati menjadi spy bagi yang membutuhkan bantuannya. Termasuk, bila perlu jika ada request dari dosen tertentu untuk jadi spy bagi temen-temennya..

semuanya sama-sama mahasiswanya,, but…  Which kind of people you prefer to be?

yang ketiga,, :

Di sebuah negeri, hiduplah seorang yang taat beribadah sesuai dengan agama-nya masing-masing,,,  saling rukun antara satu dengan yang lainnya. Namun ada beberapa karakter yang berbeda dari orang-orang ini..

  • orang-1 : kebetulan orang ini seorang muslim. dia rajin banget beribadah& ngajak temen-temennya ke masjid ketika adzan berkumandang. ketika di masjid, sholat rawatib sebelum & sesudah sholat wajib pun dia lakukan. Namun, ketika ia sedang sendiri di rumah / kantor / tmpt lainnya, ia prefer untuk sholat sendiri & menyegerakan gerakan sholatnya. terkadang tidak jarang ia tidak mengerjakan rawatib sebagaimana ia kerjakan kalo sedang sholat di masjid. gampangnya,, “kalo bisa dipercepat, kenapa harus berlama-lama” 😐
  • orang-2: orang ini suka menyebarkan ilmu agama, sederhananya,, suka memberikan tausyiah / siraman rohani dengan berlandaskan dalil-dalil. Namun tidak jarang ia belum mempraktekkan apa yang ia dalil / sebarkan kepada orang-orang sekitarnya. Dalihnya adalah,, “yang penting kan menyebarkan kebaikan dulu,, baru nanti kita praktekin kalo udah bisa”.    (rupanya orang ini belom sadar bahwa,, segala yang diucapkan akan dimintai pertanggung-jawabannya,, khususnya kalo berani  jadi ahli-dalil tapi dia sendiri tidak mempraktekkan,,  kapling di neraka udah menantinya,, naudzubillah…)
  • orang-3: dia  orang yang masih belajar untuk mengenal lebih dalam tentang agamanya,,  berusaha mempraktekkan apa yang dia dapat sedikit demi sedikit,, tapi cukup konsisten ada peningkatan.
  • orang-4: orang ini cukup ad ketertarikan untuk belajar agama. Apalagi, setelah ada teman yang kebetulan lawan jenis & ia sukai, sedang memperdalam agama juga.. Semangatnya untuk belajar agama bak kuda dipecut, melejit tinggi bila ada si dia di dekatnya. Namun,, ketika ia (“orang-4″) sedang jauh dari si dia (baca: fulani) entah karena si fulani sedang pulang kampung, ato yang lain, semangatnya menurun drastis,, jadi ogahan-ogahan. merasa seperlunya aj belajar2 agama, kalo dia lagi mood baru ngejalanin, kalo nggak,, ya kapan-kapan aj, nunggu ada yang nyemangatin. (rupanya orang ini semangatnya nggak tulus,,, karena ingin dekat dengan si fulani ato hanya semangat kalo disemangatin oleh fulani)
  • orang-5: belajar agama? yah ntar aja lah,, cukup ibadah rutin & beramal tiap pekan aj deh..  gw kan masih muda,, ntar aja kalo udah mau nikah / udah nikah / udah punya anak aja,, sekarang masih waktunya menikmati ‘masa muda”

Which kind of people you prefer to be?

Semoga ini bisa menjadi kontemplasi (renungan) bersama, khususnya untuk diri saya sendiri.. Semuanya sama-sama manusia,, Tapi,, “mau jadi orang yang seperti apakah Anda?

wallahu`alam bishowab.

https://dhanika.wordpress.com

Iklan

4 comments on “Which kind of people you prefer to be?

  1. ada orang yagn kayak gini juga :

    Rajin beribadah, selalu menyegerakan sholat, rajin belajar agama, selalu menunaikan sunnah, .. tapi sering menganggap orang lain lebih buruk dari dia, hanya dilihat dari penampakan luar.

    *darisinetronpilemtelenoveladoramadll*

    Dhanika:
    kadangkala sinetron/film/telenovela/dorama/sejenis&sebangsanya… ambil dari kisah dunia nyata, tapi di hiperbolakan,, agar lebih eye-cathing.. 😦

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s